Posts

Showing posts from December, 2010

Sastra Transgender?

Image
(Lampung Post, 12 Desember 2010)

Apa itu sastra transgender? Sastra yang mengangkat seputar persoalan keragaman orientasi seksual? Ataukah sastra yang ditulis oleh kaum homoseksual? Jika yang pertama dianggap benar, lalu yang seperti apa? Apakah sastra yang berisi kecaman atau membela prilaku homoseksual?

Pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin cukup relevan untuk menimbang terbitnya bunga rampai cerita kaum minoritas seksual “Di Balik Kaca” suntingan John McGlynn dkk. Ke 20 cerpen yang termuat di buku ini, semuanya dibuhul semangat yang sama: perlunya mengedepankan sikap menerima homoseksual sebagai bagian dari realitas yang hidup di sekeliling kita, sebuah realitas yang sama tuanya dengan heteroseksual. Penerimaan terhadap kaum tersebut terwujudkan dalam bentuk memperlakukan mereka secara manusiawi dengan memenuhi hak-hak dasar mereka sebagai manusia sebagaimana dimiliki kaum heteroseksual, seperti dicontohkan keluarga Sarkowi terhadap Om Zus, dalam cerpen “Om Zus”.

Dikisahkan, Om Zu…