Posts

Showing posts from February, 2011

Kecrek

Image
(disiarkan Pikiran Rakyat, Februari 2011)

Sunarti pulang dengan air merembes dari sudut matanya. Dilemparnya kecrek ke pojok kamar kontrakannya yang sempit. Kemudian mengempaskan tubuhnya ke dipan berkasur lepek tanpa lebih dulu melepas stocking, bulu mata palsu, dan pakaian serba mini yang membungkus tubuh kekarnya. Telungkup. Make up tebal di wajahnya telah susut oleh keringat bercampur debu. Rasa pegal-pegal mengeram di sekujur badan. Tapi itu tak seberapa dibanding kepedihan yang kini mencabik perasaannya.

Di luar keriuhan bocah-bocah menendang bola bersaing dengan suara cekakak orang-orang dari warung nasi. Bola melejit, memantul ke dinding triplek kamar Sunarti. Tetapi perempuan berdada rata itu bergeming. Pikirannya sedang tidak ada di sana, melainkan di kamar kontrakan Martini. Keputusan Martini ikut ke Batam untuk bekerja di salon membuat semangat Sunarti luruh seperti debu jalanan tersiram hujan. Sedih sekali dia.

“Capek ngider terus, Ti. Aku mau ikut Tante Sri saja ke Ba…