Prisia Nasution


Sangat sukar menemukan wajah Indonesia dalam dunia film kita, terlebih sinetron. Kau mungkin dibuat putus asa menemukan wajah lokal di sana. Lebih mudah mendapati wajah-wajah indo, bahkan bule wira wiri di layar kaca. Tapi apa salahnya? Mereka memang lebih mudah digemari. Tentu ini bukan terkait salah dan benar. Melainkan cermin betapa kita sebagai bangsa yang pernah menjadi negeri jajahan ternyata terus menerus dihinggapi inferioritas terhadap bangsa yang pernah menjajah kita.

Mungkin ada yang prihatin dengan kenyataan ini. Tetapi tak tahu harus dari mana memulai menyembuhkannya. Mungkin harus membakar diri lebih dulu seperti Sondang.

Mungkin saya terlalu berlebihan dan melankolis. Hari-hari ini sikap patriotis memang terlihat begitu melankolis dan sentimentil. Untunglah ada Prisia Nasution. Pemeran Srintil di film "Sang Penari" ini telah sedikit menghibur saya. Tengoklah, wajahnya sangat lokal klasik membasuh kerinduanmu. Lihatlah caranya menarik bibir saat tersenyum, cara matanya menatap kamera, dan dentu saja kemampuan aktingnya yang memukau. Dia datang bagai menggebrak dunia film kita.

Bukan semata dengan wajah klasiknya yang akrab dan meneduhkan yang bagai mengembalikan milik kita yang hilang. Lihat pula Oka Antara. Mereka perpaduan yang tepat yang berhasil membangunkan kesuntukan kita melalui film yang luar biasa.

Tidak berlebihan kiranya jika kita berterima kasih pada Ifa Ifansyah yang mempersembahkan segala kemampuannya buat kita: bangsa yang lebur dalam sindrom inferioritas!

Comments

Anonymous said…
Hai, saya baru pertama kali mampir di blog ini. Numpang komentar ya...

Mengenai maraknya wajah-wajah Indo di tv, saya sungguh setuju, dan pendapat yang sama pun pernah saya tuliskan jadi sebuah artikel untuk sebuah media di internet. Beberapa orang memang setuju, tapi mayoritas komentar yang saya dapat justru berkisar seperti, "Bilang aja ngiri, gara-gara ga secantik mereka!"
Saya agak miris membacanya. Bukan karena saya tersinggung, tapi karena saya jadi makin merasa fenomena 'orang Barat lebih cantik/cakap' sudah sebegitu merasuknya sampai orang kita sendiri yang dituduh iri.
Terima kasih untuk tulisannya. Senang mengetahui ada orang yang sependapat, dan saya juga nggak kenal Prisia Nasution tadinya :)
Catatan biasa said…
Thanks sudah mampir