Posts

Showing posts from October, 2012

Orang Laut dari Perspektif Orang Darat

Image
juga disiarkan Jurnal Nasional, Minggu 7 Oktober 2012
Pembangunan yang menjadi jargon rezim Orde Baru (Orba) bagi orang yang diberkahi kewarasan dan daya kritis adalah kebalikannya: sebuah proses pengrusakan dan pembodohan tak terperi. Karena pada prakteknya, gelora pembangunan yang mereka dengung-dengungkan hanya dinikmati segelintir orang, yakni mereka yang berada di lingkaran, atau kroni, rezim tersebut.

Bagi rakyat pada waktu itu, bahkan dampaknya terus terasa pada kehidupan berbangsa dan bernegara hingga sekarang di semua segi kehidupan, pembangunan yang dipraktikkan Orba tak ubahnya pemerkosaan atas hak-hak dan kemanusian yang dilegalkan penguasa. Maka siapa pun yang dianggap menghambat akan langsung disingkirkan tanpa proses hukum yang jelas. Mereka dianggap pengkhianat, separatis, dan pelbagai stigma lainya yang antipembangunan. Masyarakat harus patuh dengan apa pun kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Watak pembangunan Orba seperti itu pula yang disajikan 'Pincalang…

Pencabut Uban

Image
juga disiarkan Suara Merdeka, Minggu 16 September 2012 Banyak sekali jenis pekerjaan di dunia ini. Tapi, orang dengan pekerjaan sebagai pencabut uban mungkin hanya dapat kau temui di desa kami. Dialah Inay, perempuan lajang berusia lima puluhan. Perempuan yang membuat desa kami jadi ikut disebut-sebut dalam perbincangan di warung warung kopi. Hampir seluruh warga desa kami pernah menikmati ketangkasan jari-jari tangan Inay mencabuti uban warga desa kami. Kepiawaiannya mencabut uban memberi kami hiburan sangat berharga, yang membuat kami mampu melupakan sejenak beban hidup kami sebagai buruh tani yang makin berat saat kekeringan melanda seperti saat sekarang.

Saban hari, sejak pagi sampai menjelang maghrib, Inay berkeliling dari rumah ke rumah menawarkan jasanya mencabut uban. Telapak kakinya yang tebal karena tak pernah bersandal dengan tekun menapaki jalanan desa kami yang berdebu kala kemarau dan berlumpur kala hujan. Namun tak akan pernah kau temui kesedihan di parasnya yang hit…