Menyesap Sup Asam Pedas, Menyimak Kepak Camar


Geladak kapal berluas sekitar 20x30 meter itu di tengahnya terdapat kolam renang. Area kolam ini hampir memakan tiga perempat luas keseluruhan geladak.  Di bagian sisi-sisi kolam terdapat beberapa meja berpayung putih dengan bangku-bangku panjang berlapis gabus empuk untuk berjemur. Di anjungan kapal yang lebih tinggi yang terletak di belakang atau buritan kapal, terdapat  sejumlah gazebo terbuat dari kayu yang dicat sewarna dengan aslinya. Di sinilah para penumpang kapal makan dan beristirahat setelah lelah berenang, sambil menikmati pemandangan lepas pantai.

Kapal itu tertambat di Pantai Ancol, Jakarta Utara, tepatnya di latar belakang sebuah restoran di daerah pantai komersial itu. Ini memang bukan kapal sungguhan, hanya bangunan yang mereplikasi sebuah kapal. Sebagaimana kapal sungguhan, di replika ini terdapat tiang-tiang untuk mengibarkan layar.  Bagi pengunjung restoran yang bosan suasana makan di dalam ruangan dan menginginkan suasana makan di atas kapal sambil melihat dan mendengar suara-suara khas pantai seperti kepak camar, desis ombak, dan sepoi angin,  bisa memilih tempat makan di replika kapal.   “Replika ini dibuat menyerupai kapal asli, letaknya di atas pantai. Jadi, suasana pantainya terasa sekali,” kata manager restoran The Exotic Beach Resort Hotel Putri Duyung kepada pengunjung ceriwis seperti saya dan rombongan. 

Saya menikmati tiga menut favorite yang konon paling banyak dipesan pengunjung. Masing-masing Sup Asam Pedas, Sup Ikan Gurame, dan Norwegian Salmon Stuffed Peppered Grilled with Scallops. Mari kita mulai dengan yang pertama Sup Asam Pedas. Yang menonjol dari sup, yang juga disebut Sup Mandi Kesang lantaran pedasnya membuat mandi keringat saat menyantapnya, adalah rasa asam segar dari belimbing wuluh. Hmm…

Rasa asam dari belimbing wuluh yang diris tipis-tipis ini seperti membingkai ledakan pedas dari irisan cabai rawit merah. Sehingga pedasnya tidak terlalu membakar, melainkan menggigit secara merata di rongga mulut saat kita menyesap kuahnya yang bening keemasan.  Sup Asam Pedas sangat nikmat disantap panas-panas, rasa pedas asamnya menyegarkan lidah. Selain irisan belimbing wuluh,  aroma kunyit, jahe, sereh, lengkuas memperkaya rasa. Irisan daun bawang dan tomat ijo yang dicemplungkan paling akhir akan mempertegas aroma rempah. 
 
Sup Asam Pedas
Sup Asam Pedas ini aman bagi kamu yang menghindari kolesterol, pasalnya daging iga dimasak secara terpisah sehingga tidak menyisakan lemak. Daging iga yang sudah matang ditiriskan, kemudian dimasak lagi menggunakan air kaldu yang sudah dibubuhi aneka bumbu.  Menyantap Sup Asam Pedas sambil menikmati suasana pantai di atas kapal memberi sensasi tersendiri.

Sekarang Sup Ikan Gurame. Secara umum, Sup Ikan Gurame hampir mirip dengan Sup Asam Pedas. Pedasnya, bahan utama. Sesuai namanya, Sup Ikan Gurame, bahan utamanya adalah ikan gurame. Warna kuahnya cenderung bening keemasan. Irisan daun bawang lebih, kunyit, jahe, dan lengkuas dominan. Rasa kuahnya tidak sepedas Sup Asam Pedas.  Rasanya lebih ringan. Gurih dan lembutnya ikan gurame menjadi daya tarik dan sensasi utama yang ditawarkan Sup Ikan Gurame. 

Nah, mari mencicipi menu yang ketiga, yakni  Norwegian Salmon Stuffed Peppered Grilled with Scallops. Ya ya, menu ini dari Eropa yang telah mendapat sentuhan rasa Asia. Penandanya antara lain batang sereh yang terdapat di tengah gulungan ikan salmon.

Cara menghidangkan menu ini lebih sederhana dibanding dua menu sebelumnya. Ikan salmon segar dioven. Untuk menjaga warna dan keempukan dagingnya, proses pematangan di dalam oven tidak  boleh lebih dari tujuh menit.  Scallops dari daging kerang moluska yang lembut dimasukkan di tengah gulungan ikan salmon. Tambahan wortel, kentang, brokoli,  dan taburan seledri lain mempercantik  Salmon Stuffed Peppered Grilled with Scallops  saat dihidangkan.


Untuk minumannya, saya milih Jus Colibry, yaitu jus buah nenas yang dicampur dengan Coca Cola. Manis segar buah nanas dan soda akan mempertahankan kesegaran Sup Asam Pedas di rongga mulut dalam waktu lebih lama. Sebagai makanan penutup adalah appetizer pich pai. Perut yang kenyang membuat saya enggan meninggalkan kursi, telentang pasrah menyimak desis ombak dan kepak camar di atas geladak kapal. 

Comments