Posts

Showing posts from January, 2016

Kesenyapan dan Kerapuhan Kita

Image
Pemandangan alam perkampungan yang sepi di lahan yang tandus  itu terasa begitu menekan. Keheningan yang biasanya menawarkan ketenangan kali ini menyusupkan perasaan growong hampa, tak berdaya, dan dilupakan. Simaklah tatapan mata Ilalang dan simbahnya. Di dalam rumah berdinding anyaman bambu milik mereka yang berdiri ngungun di tengah hamparan tanah gersang, bocah lelaki dan neneknya itu duduk dengan tatapan kosong ke luar jendela. Tak ada beras yang bisa dimasak. Pemilik warung kecil di tepi jalan yang lengang menolak uang pecahan limapuluh ribuan yang disodorkan simbah untuk membeli beras. Pasalnya uang itu dalam kondisi dilaminating. "Kalau ketahuan polisi bisa ditangkap, Mbah" kata pemilik warung, antara kesal dan kasihan. Itu adalah uang terakhir simbah. Seorang dukun kampung yang menyuruh simbah melaminating uang tersebut sebagai syarat untuk kesuksesan dan keselamatan anak perempuannya yang menjadi TKW di Timur Tengah. Hanya mereka berdua tinggal di rumah. Ayah Ilala…

Sejarah dan Dongeng Pahlawan

Image
Guruku di sekolah dasar yang pertama kali memperkenalkanku kepada sejarah Ken Arok dan Ken Dedes. Samar-samar masih kuingat, seusai menceritakan peristiwa kudeta pertama dalam sejarah Pulau Jawa  itu, guruku berpesan, “Zaman sekarang kalau mau menjadi presiden kamu tidak bisa menggunakan cara yang dilakukan Ken Arok. Tapi kamu harus pintar dan sekolah yang tinggi.” Guru sejarahku seorang yang hebat itu jelas. Dia bisa menceritakan sejarah secara menarik hingga aku dapat mengingatnya sampai sekarang; dia juga cerdas menjumput pesan penting dari sejarah itu untuk kehidupan hari ini kepada murid-muridnya. Kecerdasan yang hampir tidak dimiliki ustadz-ustadz masa kini ketika menceritakan kisah sejarah nabi yang tertulis dalam hadis dan ayat-ayat dalam kitab suci.   Golongan yang kusebut terakhir ini hanya tahu mengajarkan kisah kisah nabi dengan pendekatan dongeng dan mitos-mitos. Tapi ironisnya mereka akan marah bila ada yang menyebut kisah-kisah nabi sebagai dongeng. “Kisah nabi-nabi itu …

Lalu bersama Angin

Image
Pertama kali melihat novel ini di rumah seorang kawan, belasan tahun silam. Bersama buku-buku tebal lainnya, Gone with the Wind terlihat berdebu di rak buku. Aku menjamahnya untuk menakar ketebalannya. Kawanku mempersilakan aku meminjam. Namun aku mengabaikannya. Kupikir aku tidak memiliki kesabaran dan waktu luang yang cukup untuk menghabiskannya. Kali kedua aku bertemu novel ini di Perpustakaan Daerah Khusus Ibukota, ia teronggok anggun di deretan rak. Aku membuka halaman pertama dan membaca pembukaan yang sungguh memikat.

Dikunjungi Kawan

Image
Saya acap dikunjungi kawan-kawan. Ini terang saja fakta yang membuat saya gembira. Biasanya mereka menunggu saya di kafetaria kompleks perkantoran tempat saya bekerja untuk pertemuan kami. Termasuk kawan-kawan lama. Minggu lalu kawan lama saya dari Tangerang yang datang berkunjung. Namun bukan di kafetaria kantor, melainkan sebuah mini market di Jalan Cikini. Kawan lama saya yang satu ini dulu merupakan salah satu peserta kursus jurnalistik yang didirikan komunitas sastra di mana saya tergabung di dalamnya.  Dia berasal dari Lampung, datang ke Tangerang menjadi penjual suara dari satu bus kota ke bus kota yang lain.

Ereignis Srengenge

Image
Sitok Srengenge, penyair, aktor, dan sutradara itu menerbitkan buku kumpulan puisi terbaru berjudul Ereignis danCinta yang Keras Kepala (Katakita, 2015). Ereignis diangkut dari terminologi dalam khazanah filsafat yang apabila maknai secara bebas kira-kira bermakna: kejadian, insiden. Baiklah, kita baca saja bait kedua puisi berjudul Apograf Apel yang terdapat dalam buku tersebut: Hawa terkesiap ketika buah itu tanggal dari tangkai/ Jatuh tepat di ubun-ubun seorang lelaki yang tertegun/Lalu mendadak sorak “Eureka! Semesta ini puisi.”
Hawa, adalah perempuan pertama di bumi dalam tradisi agama-agama Ibrahimik. Apograf Apel tampaknya hendak merekam peristiwa pertama dari perempuan pertama yang mengenalkan mereka kepada jagat semesta yang penuh drama.